Laman

Tampilkan postingan dengan label kontraindikasi vaksin meningitis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kontraindikasi vaksin meningitis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Mei 2018

Peran Penting Vaksin Meningitis Bagi Anak Anda

Peran Penting Vaksin Meningitis - Penyakit radang selaput otak atau seringkali disebut dengan penyakit meningitis merupakan penyakit bahaya yang disebarkan oleh virus atau bakteri yang dapat menginfeksi ke dalam organ selaput otak. Apabila penyakit yang cukup membahayakan nyawa seseorang ini tidak ditangani secara cepat dan tanggap, maka penyakit ini akan berdampak buruk pada seseorang terutama pada anak-anak. Gejala yang ditimbulkan penyakit meningitis ini cukup terlihat jelas, mulai dari gejala demam yang tinggi, muntah-muntah, sering mengantuk, menangis terus menerus, munrul ruam merah atau bintik-bintik yang berwarna kemerahan yang terdapat pada kulit atau organ tubuh pada anak.

Peran Penting Vaksin Meningitis Bagi Anak Anda

Upaya yang dapat dilakukan dalam pencegahan dan pengobatan pada penyakit ini salah satunya dengan cara melakukan vaksin meningitis terhadap anak, sebab penyakit meningitis ini cara penularannya begitu cepat dan mudah. Namun, sebelum melakukan vaksinasi ada baiknya kedua orang tua pun harus melakukan konsultasi ke dokter spesialis terlebih dahulu agar tidak salah menggunakan vaksin tersebut. Itulah peran penting vaksin meningitis.

Bagi anak-anak yang masih dalam usia di bawah dua tahun, untuk peran penting vaksin meningitis ini tentu saja sangat efektif sekali dalam mencegah penyakit meningitis dan dapat membuat si kecil terhindar dari penularannya yang begitu cepat, serta memperkuat antibody dalam tubuh yang mampu membuat badahn menjadi lebih bugar dan kuat serta mampu terhindar dari berbagai macam penyakit mematikan.

Jika Anda melihat dan mengetahui ada sesuatu hal yang mencurigakan terjadi pada anak-anak atau sakit yang secara mendadak, alangkah baiknya Anda segera pergi ke rumah sakit agar mendapatkan pertolongan pertama terlebih dahulu jika orang tua belum mengetahui pasti mengenai penyakit meningitis.

Adapun pasangan suami istri asal Malang, Jawa Timur, yang harus bekerja keras mencari tambahan dana sebesar Rp 250 juta demi untuk kesembuhan di buah hati tercinta. Anaknya yang bernama Arian Nur Alfian, umur empat bulan, masih menjalani perawatan, akibat diagnose penyakit meningitis (infeksi selaput otak).

Dengan umur yang masih sangat belia, ia sudah harus bergelut dengan seperangkat alat bantu medis akibat meningitis yang dialaminya. Tidak hanya itu saja, diagnose dokter menjelaskan bahwa kondisi organ tubuh bayi usia 5 bulan ini masih belum sepenuhnya terbentuk dengan baik dan sempurna.

“Saluran pernafasan pada anak saya terganggu, paru-parunya juga rusak. Oleh sebab itu, untuk bernafas saja, anak tersebut harus dibantu dengan CPAP atau alat bantu pernafasan,” papar ibu kandungnya.

Kini kondisi bayi itu masih dalam kondisi yang kritis. Didapati cairan pada organ paru-paru dan didalam otak sehingga ia masih harus di rawat di ruang incubator. Berhubung pembiayaan di rumah sakit yang dianggapnya terlalu mahal, pada akhirnya bayi itupun dirujuk ke rumah sakit lainnya agar mendaatkan perawatan yang lebih intensif. Melihat kondisi anaknya yang sangat memprihatinkan sekali. kedua orangtuanya tetap terlihat tegar dan sabar.

Penyakit meningitis ini benar-benar sangat membahayakan keselamatan seseorang. Pada orang dewasa maupun orang tua saja dapat berisiko kematian, apalagi pada bayi dan anak-anak. Meski hidup dan mati adalah di tangan sang pencipta. Kepada orang tua diingatkan kembali agar tetap menjaga anak-anaknya dengan baik. Baik itu menjaganya dari segi makanan yang dikonsumsi, lingkungan rumah atau sekitar, atau hal lainnya yang dapat dihindari terjadinya serangan meningitis. 

Sabtu, 31 Desember 2016

Efek Samping Suntik Vaksin Meningitis

Manfaat Vaksin meningococcal sangat penting untuk mencegah terjadinya meningitis juga mencegah timbulnya komplikasi meningitis atau timbulnya gejala berat dari meningitis, tapi tidak berarti orang telah di vaksin sepenuhnya terbebas dari meningitis. 


Sama dengan obat, vaksin menigitis juga dapat menyebabkan terjadinya beberapa efek samping. Efek samping tersebut mulai dari yang ringan hingga berat (sangat jarang). Efek samping adalah suatu reaksi alergi yang bervariasi dari ringan hingga berat. Resiko yang mengakibatkan kematian atau reaksi alergi berat yang membahayakan jiwa seseorang setelah pemberian vaksin meningococcal sangat jarang ditemukan.

Efek samping seperti pingsan dan kedutan dapat terjadi setelah pemberian vaksin. Efek samping ini yang paling sering terjadi pada anak remaja.


Efek Samping Ringan dari Vaksin Meningitis
Beberapa penerima vaksin meningococcal akan mengalami efek samping ringan berupa rasa nyeri seperti kulit kemerahan pada daerah bekas suntikan. Efek samping  yang satu ini biasanya akan mereda dalam waktu 1 atau 2 hari. Efek samping lain yaitu orang yang menerima vaksin meningococcal juga dapat mengalami demam.



Efek Samping Berat dari Vaksin Meningitis
Efek samping berat yang bisa saja terjadi setelah menerima vaksin meningococcal yaitu suatu reaksi alergi berat yang dapat saja membahayakan jiwa seseorang. Efek samping ini dapat terjadi pada waktu beberapa menit hingga beberapa jam setelah pemberian vaksin. Tetapi efek samping alergi berat ini amat sangat jarang terjadi.



Ada Kelompok orang berikut perlu menunggu atau bahkan menghindari vaksin meningitis karena dapat berdampak serius :

  • Orang yang pernah menderita alergi parah hingga mengancam nyawa setelah mendapat vaksin meningitis MCV4 atau MPSV4, atau vaksin lain.
  • Orang yang sedang sakit sebaiknya menunda suntikan vaksin meningitis hingga kondisinya benar-benar sehat.
  • Mengidap atau pernah mengidap sindrom Guillain-Barre (penyakit gangguan sistem saraf).
  • Sedangkan ibu hamil dan menyusui perlu mengonsultasikan kesehatannya terlebih dahulu sebelum menerima vaksin meningitis.


Info lainnya KLIK di sini