Laman

Rabu, 08 November 2017

Efektivitas Vaksin Meningitis Perkiraan 70-80 Persen

Efektivitas vaksin meningitis, Salah satu cara yang efektif untuk mencegah seseorang dari terkena penyakit meningitis dan dapat mengurangi risiko hingga 80 persen adalah vaksin meningitis. Dokter Divisi Alergi Monologi Klinik, Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM yakni Iris Rengganis dalam kampanye meningitis di Jakarta pada waktu yang lalu mengatakan, bahwa efektivitasnya itu sekitar 70-80 persen, namun hal itu tergantung pada sistem kekebalan masing-masing orang.

Efektivitas Vaksin Meningitis Perkiraan 70-80 Persen

Menurut dia, vaksininasi ini memang benar sangat dianjurkan sekali untuk orang-orang yang akan berpergian ke wilayah atau negara dengan endemik atau pernah memiliki kasus meningitis, sebab efektivitas vaksin meningitis 70-80 persen. “Sebelum tiba di negara tujuan yang akan kita kunjungi, paling lambat 10-14 hari sudah melakukan suntik meningitis agar antibody akan terbentuk dalam dua minggu setelah penyuntikan,” imbuhnya.

Hal yang senada pun dikemukakan oleh Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yakni Tjandra Yoga Aditama mengatakan, bahwa untuk dapat memastikan perlindungan yang optimal, dari pemerintah sendiri telah mengesahkan penggunaan vaksin konjungat quadrivalent agar dapa mencegah penularan dari empat segroup varian meningitis. karena efektivitas vaksin meningitis sangat membantu sekali.

Disebutkan Tjandra, keempat itu ialah A, C, Y dan W-135 dianjurkan untuk bagi pelancong dan calon mahasiswa yang akan melanjutkan studinya sebelum ke luar negeri, khususnya berkunjung ke negara-negara yang endemis.

Pemberian vaksin juga dapat dilakukan atas permintaan dari negara tujuan dan sementara itu vaksin meningitis juga dapat diperoleh di kantor kesehatan pelabuhan laut dan udara. Sebab meningitis merupakan penyakit yang yang sangat berbahaya dan bahkan dapat mematikan, penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri meningkokus yang menyerang selaput otak dan sumsum tulang belakang.

Infeksi tersebut bisa kapan saja terjadi karena peradangan yag diakibatkan oleh virus dan bakteri pada selaput tersebut. penyakit ini juga dapat ditularkan dengan melalui kontak langsung dengan penderita atau paparan cairan tubuh penderita meningitis, saat bersin atau batuk.

Penyakit ini jjuga ditularkan dengan melalui kontak langsung dengan si penderita atau paparan cairan tubug penderita meningitis. sementara ini diketahui bahwa sejumlah negara yang menjadi endemis meningitis meningkokus adalah Amerika Serikat, Autralia, Gambia, Arab Saudi, Guinea-Bissau dan Kenya.

Sementara gejala-gejala yang di timbulkan oleh penyakit meningitis itu biasanya demam tinggi, leher terasa kaku, mudah mengantuk, takut cahaya dan suara keras, muntah-muntah, mual dan masih banyak gejala lainnya. Segeralah pergi ke Rumah Sakit jika menemukan gejala tersebut.

Adapun cara mencegahnya yakni dengan melakukan vaksinasi, meningkatkan kekebaan tubuh, hindari kontak langsung dengan penderita meningitis, sebelum dan sesudah makan cuci tangan, menutup dengan kain saat Anda atau orang lain sedang bersin, tidak makan atau minum berbarengan dengan si penderita dan lainnya. Ada dua kemungkinan bagi yang menderita meningitis yaitu sembuh total namun menyisahkan cacat dan kematian.