Laman

Tampilkan postingan dengan label Awal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Awal. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Oktober 2017

Cek Awal Meningitis Dengan Tempelkan Dagu ke Dada

Cek awal meningitis, Meningitis merupakan sebuah penyakit peradangan yang mengenai lapisan selaput pelindung jaringan otak dan sumsum tulang belakang yang juga dapat menimbulkan eksidasi berupa pus atau serosa yang disebabkan oleh mikroorganisme, baik protozoa, bakteri, virus atau jamur. Meningitis yang menginfeksi secara akut membran yang menutup otak dan sumsum tulang belakang. Sebagai organ penunjang sistem saraf pusat. Hal ini yang menjadikan meningitis penyakit serius. Sebab mampu menyebabkan kerusakan kendali gerak, pikiran, bahkan kematian. 

Cek Awal Meningitis Dengan Tempelkan Dagu ke Dada

Salah seorang tenaga medis dr Iris Rengganis, SpPd menuturkan, bahwa pada penyakit ini masuk dalam kategori sebagai penyakit serius yang harus segera mendapatkan penganganan yang tepat, mengingat letak penyakit ini berada dekat dengan otak dan tulang belakang. Sehingga, dapat merusak gerak yang berujung pada kematian. Lakukan cek awal meningitis.

Oleh sebab itu, bagi pasien yang telah mendapatkan diagnosa menderita meningitis lakukan cek awal meningitis dan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan yang lebih lanjut lagi dengan cek awal, baik meningitis yang disebabkan oleh bakteri, virus maupun jamur. Penyakit meningitis juga akan mendapatkan theraphy yang sesuai dengan penyebabnya.

Ada 2 jenis penyakit meningitis, yakni:

1.Meningitis viral. Biasanya pada meningitis jenis ini tidak menyebabkan penyakit serius. Dalam kondisi yang mengkhawatitkan, penyakit meningitis jenis ini dapat menyebabkan panas, demam yang berkepanjangan disertai dengan kejang-kejang.

2.Biasanya pada penyakit ini tidak bisa dianggap sepele karena meningitis yang disebabkan oleh bakteri sangatlah serius dan wajib mendapatkan perawatan serta pengobatan yang tepat agar dapat mencegah kerusakan otak dan keluhan lainnya yang dapat berakibat kematian.

Pada umumnya tanda dan gejala meningitis yang di kalangan pasien yang usia remaja dan dewasa adalah leher kaku dan terasa sangat sakit, terutama pada saat akan mencoba untuk menempatkan dagu pada bagian dada. Selain itu, adapun gejala lainnya yaitu demam, kejang, muntah-muntah, kepala terasa nyeri, hingga hilangnya kesadaran.

Sedangkan, meningitis yang dialami oleh pada anak-anak dan bayi mungkin akan sulit untuk diketahui karena mereka belum bisa untuk menunjukkan secara detail ekspresi, kecuali ia menunjukkan rewel dan tidak mau makan atau diberi susu, timbulnya ruam yang sangat sensitif saat disentuh akan membuat mereka menangis.

Ketika gejala-gejala di atas dirasakan, jangan sampai diabaikan begitu saja, sebaiknya pasien harus segera di bawa ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan oleh dokter, fungsi lumbal merupakan tes laboratorium atau biasa disebut dengan apinal tap yang amat sangat penting untuk penyakit meningitis. 

Ada beberapa cara dalam mengatasi penyakit meningitis, yaitu dengan selalu menjaga kebersihan baik kebersihan diri maupun lingkungan, konsumsi makanan yang pebuh gizi, hindari dari berbagi peralatan makan, tutuplah hidung dan mulut saat akan bersin dan juga konsumsi antibiotik saat sedang bersama-sama dengan orang yang terkena virus ini.

Sebab penyakit meningitis merupakan penyakit menular. Oleh sebab itu, penting sekali untuk selalu memeriksa kesehatan. Segeralah pergi ke rumah sakit jika mendapatkan gejala-gejala meningitis dirasakan oleh Anda sendiri atau orang-orang yang ada di sekitar Anda, agar segera memperoleh penanganan langsung dari dokter yang ahli pada bidangnya tersebut. 

Sabtu, 29 April 2017

Mengenal Sejarah Awal Adanya Virus Meningitis

Sejarah awal virus meningitis, Sejak tahun 2006 silam dunia telah digemparkan oleh sebuah penyakit yang disebabkan oleh Virus. Penyakit tersebut hingga kini dikenal dengan penyakit Meningitis, dimana virus itu dapat menyebabkan kelumpuhan serta keropos pada tulang. Ada Banyak kasus penderita virus meningitis ini yang tidak tertolong dan pada diakhiri penyakitnya dengan meninggal dunia. Sebab, sudah banyak jumlah penderita yang mengalami penyakit itu tidak tertolong dan pada akhirnya meninggal dunia karena penyebaran virus yang terlalu cepat sehingga penanganan medis cukup singkat. Selain itu, belum ada obat yang tepat untuk penyembuhan.

Mengenal Sejarah Awal Adanya Virus Meningitis

Lantas darimanakah awal virus meningitis ini mulai muncul? Dari sejarah awal meningitis menjelaskan ada beberapa yang mengatakan bahwa Hippocrates mungkin sudah menyadari atas keberadaan meningitis,  dan tampaknya meningisme sudah dikenal oleh para dokter sebelum zaman Renaisans.

Deskripsi meningitis tuberkulosis, yang saat itu disebut dengan “edema di dalam otak”, seringkali dihubungkan oleh dokter Edinburg Sri Robert Whytt di dalam laporan posthumous yang sudah muncul sejak 1768, meskipun hubungan dengan tuberkulosis dan patogennya tidak dibuat sampai abad berikutnya dalam sejarah awal virus meningitis.

Tampaknya epidemik meningitis merupakan fenomena yang cukup baru.  Wabah terbesar untuk pertama kalinya yang tercatat muncul di Jenewa  sejak tahun 1805. Beberapa epidemik lain di Eropa dan Amerika Serikat dideskripsikan sesaat setelah itu dan laporan pertama epidemik muncul di Afrika sejak tahun 1840.

Epidemik Afrika menjadi lebih sering muncul di abad ke 20, dimulai dengan epidemik besar yang telah menyerang Nigeria dan Ghana pada tahun 1905–1908. Laporan pertama yang diperoleh infeksi bakteri yang menyebabkan meningitis adalah oleh seorang bakteriologis Austria Anton Weichselbaum, yang pada tahun 1887 telah mendeksripsikan meningokokus.

Mortalitas dari meningitis sangat tinggi hingga lebih dari 90% pada laporan-laporan awal. Pada tahun 1906, Antiserum diproduksi di kuda; hal ini terus dikembangkan lebih lanjut oleh seorang ilmuwan asal Amerika Simon Flexner dan secara nyata dapat menurunkan mortalitas dari penyakit meningokokus.

Pada tahun 1944, penisilin pertama kali dilaporkan sangat efektif untuk mengobati meningitis. Pengenalan vaksin Haemophilus di akhir abad ke-20 menyebabkan penurunan dalam kasus meningitis yang sudah dikaitkan dengan patogen ini dan sejak tahun 2002, terdapat bukti-bukti yang sudah menunjukkan bahwa pengobatan dengan steroid dapat memperbaiki prognosis virus meningitis.


artikel selanjutnya:
travel haji  >>  travel haji 2018  >>  travel haji 2019