Laman

Tampilkan postingan dengan label penyakit meningitis menular atau tidak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyakit meningitis menular atau tidak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Januari 2018

Gejala Meningitis Kronis Infeksi Pada Otak

Gejala Meningitis Kronis – Gejala meningitis pada umumnya jenis gangguan yang terjadi pada lokasi kepala lainnya. Gejala awal muncul dari sakit kepala. Meningitis kronis merupakan infeksi yang terjadi pada bagian selaput otak atau biasa dikena dengan menigen, sehingga menyebabkan terjadinya peradangan pada lokasi tersebut dan berlangsung dalam waktuf relatif lama, bisa satu bulan bahkan lebih. Penyakit ini biasanya kebanyakan lebih sering terjadi pada orang-orang yang tertentu saja, dalam sistem kekebalan tubuh yang sedang mengalami gangguan. Misalnya saja disebabkan penyakit AIDS, kanker atau jenis penyakit berat yang lainnya dan penggunaan obat-obatan tertentu dalam waktu yang lama. Misalnya, jenis obat anti kanker dan prednison.

Gejala Meningitis Kronis Infeksi Pada Otak

Pada beberapa jenis organisme yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi akan terus tumbuh di dalam otak dan dapat menyebabkan masalah pada lokasi tersebut. sehingga, infeksi yang terjadi pada otak secara bertahap kemudian akan dapat menyebabkan berbagai gejala dan juga dapat mengakibatkan kerusakan pada lokasi yang terkena. Penyebab gejala meningitis kronis yang paling seringkali terjadi itu karena adanya infeksi oleh Jamur Cryptococcus. Salain itu, dapat juga diakibatkan oleh virus penyebab penyakit AIDS dan virus Sitomegalo.

Sedangkan, untuk jenis bakteri yang menyebabkan jenis penyakit tertentu, misalnya saja seperti TBC/Tubelkulosis, penyakit Lyme dan sifilis. Kemudian, dapat menyebabkan terjadinya meningitis. adapun beberapa jenis lainnya yang sifatnya non-infeksius, misalnya seperti sarkoidosis serta beberapa jenis kanker juga dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada lokasi meningen yang akan berakibat dengan munculnya gejala meningitis kronis hingga ke penyakit meningitis kronisnya pada penderita.

Perkembangan jenis penyakit meningitis kronis ini terjadi secara bertahap dan lebih lambat bila dibandingkan dengan jenis meningitis bakterialis. Perkembangan pada jenis meningitis kronis ini biasanya berlangsung selama beberapa minggu. Dimana gejala meningitis kronis ini disertai dengan adanya demam, akan tetapi tidak terlalu berat seperti pada gejala meningitis bakterialis. Sedangkan, gejala lain pada umumnya adalah sakit kepala, kebingungan (linglung/sering lupa), nyeri pada punggung dan kelainan saraf.

Penyebab meningitis non infeksius ini pada umumnya kebanyakan terjadi pada penderita penyakit leukemia dan limfoma, yang kemudian kanker terus menyebar dan masuk ke dalam meningen sehingga menyebabkan terjadinya infeksi. Penggunaan jenis obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada meningen yang akan berujung pada meningitis kronis. Misalnya saja pada jenis obat yang dipakai untuk mengatasi penyakit kanker, obat anti peradangan non steroid (ibuprofen) dan juga dapat disebabkan karena  jenis obat yang digunakan pada saat terjadi pencangkokan organ tubuh.

Adapun beberapa penyebab meningitis kronis lainnya yakni :

1.Peyebab infeksius
•akibat dari infeksi virus, misalnya disebabkan oleh penyakit herpes, polio, cacar air, AIDS, gondongan dan penyakit lainnya yang memang disebabkan oleh infeksi virus.
•Terjadi setelah penyakit karena infeksi virus mereda dan kemudian terjadi meningitis, misalnya disebabkan oleh penyakit cacar air atau campak jerman (campak hanya 3 hari) dan campak.
•Terjadi akibat bakteri, misalnya ketika seseorang menderita jenis penyakit TBC, sifilis, cacar kucing dan penyakit lainnya yang diakibatkan oleh infeksi bakteri.

2.Penyebab bukan disebabkan infeksi
•Karena seorang penderita penyakit pada lokasi otak, misalnya saja disebabkan oleh kanker otak atau tumor otak, sarkodosis, leukemia dan penyakit lainnya.
•Akibat terjadinya keracunan, pada umumnya biasanya karena keracunan timah hitam.
•Efek yang diakibatkan oleh pemakaian obat yang disuntikkan ke dalam lokasi kolumna spinalis, misalnya pada saat menjalankan kemoterapi dengan obat anti kanker, pemakaian antibiotik dan yang lainnya serta disebabkan oleh efek jenis obat-obatan tertentu.

Sementara itu, pengobatan meningitis kronis tergantung oleh penyebabnya. Kalau pada infeksi jamur sulit sekali untuk disembuhkan, terkadang obat anti-jamur tertentu dapat disuntikkan langsung ke dalam cairan serebrospinal dengan melalui reservoir Ommaya, yakni sebuah alat yang dipasangkan di bawah kulit kepala dan alat ini juga mengandung obat dalam jumlah yang cukup besar. Setelah itu, alat tersebut akan dilepaskan secara perlahan dalam waktu beberapa hari atau minggu dengan melalui saluran kecil ke dalam otak.

Kamis, 04 Januari 2018

Gejala Meningitis Via Sakit Telinga Juga Bisa

Gejala Meningitis – Kejadian ini sebelumnya sudah pernah dialami oleh seseorang. Seorang ibu yang dirawat di rumah sakit dengan keluhannya yakni sakit telinga. Dan akhirnya dia pun tutup usia setelah lima hari kemudian. Ternyata, ibu tersebut mengidap penyakit meningitis. ibu dari tiga anak ini, awalnya mendatangi sebuah Rumah Sakit Universitas Conventry pada bulan Desember lalu disebabkan rasa sakit pada kedua telinganya itu yang begitu intens. Namun, wanita yang berusia 36 tahun ini gagal dalam merespon berbagai pengobatan yang diberikan kepada dirinya tersebut sehingga di kemudian hari ia mengalami koma.

Gejala Meningitis Via Sakit Telinga Juga Bisa

Setelah diketahui meningitis, ia tidak merasa ada gejala meningitis, hanya merasakan sakit pada telinganya. Selama di Rumah sakit beberapa hari juga dibantu oleh alat yang sehingga dia dapat bertahan hidup. Suatu ketika suaminya pun memutuskan agar mematikan alat pendukung hidupnya tersebut, itupun setelah dokter mengatakan bahwa tidak ada lagi yang perlu diselamatkan, sebab kondisinya pun semakin menurun. Pasien tidak menunjukkan kemajuan kondisinya.

Pada awalnya, pasien tidak terdeteksi gejala meningitis dalam tubuhnya. Namun, dari pemeriksaan yang lebih lanjut, ternyata penyakit inilah yang pada akhirnya merenggut nyawanya. Penyakit yang sangat membahayakan hingga mematikan. Gejala nya juga tidak diketahui dengan pasti dan jelas. Sebab, hanya merasakan sakit yang biasa saja. Sehingga, dalam penangannnya pun seringkali terlambat.

Oleh sebab itu, sangat penting sekali untuk mengetahui apa saja gejala-gejala meningitis. diantaranya itu adalah demam tinggi, leher kaku, muntah-muntah, sakit kepala hebat, mudah mengantuk, peka terhadap cahaya dan suara keras, terdapat ruam pada kulit, napas cepat, hilang nafsu makan dan masih banyak gejala lainnya. namun itu semua adalah gejala yang paling umumnya.

Sedangkan, pengertian dari meningitis itu sendiri adalah radang pada membrane yang menyelimuti atau menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang, yang secara kesatuannya itu biasa dikenal dengan meninges. Dimana peradangan itu terjadi akibat dari infeksi oleh virus, bakteri dan mikroorganisme lainnya. dan bahkan, meski jarang juga dapat disebabkan oleh obat-obatan tertentu.

Meningitis itu terdapat dua jenis, yakni meningitis bakteri dan meningitis virus. Pada meningitis bakteri itu lebih serius dan statusnya itu harus diperlakukan sebagai keadaan darurat medis. Sementara itu, meningitis virus lebih umum terjadi dan pastinya lebih mudah untuk disembuhkan. Lain halnya dengan meningitis bakteri yang harapan hidupnya itu sangat tipis sekali. meningitis bakteri membutuhkan penanganan serius dengan obat antibiotik. Namun, meningitis virus akan sembuh hanya dalam beberapa minggu saja.

Kembali lagi, bahwa meningitis itu memang sulit sekali untuk dideteksi, sebab datangnya itu sangat tiba-tiba. Dan seringkali dianggap penyakit biasa saja seperti flu biasa. Bahkan, dalam kasus ibu tiga anak tadi, meningitis menjelma menjadi sakit telinga. Tak seorang pun yang menyangka bakal separah itu. Oleh sebab itu, gejala aneh apa pun yang terjadi pada tubuh kita hendaknya jangan pernah sekali-kali menyepelehkan jika tidak ingin menyesal di kemudian hari.

Selasa, 05 Desember 2017

Waspadai Meningitis Saat Liburan Akhir Tahun Ini

Waspadai Meningitis – Anda memiliki rencana untuk liburan akhir tahun ke luar negeri? Atau mungkin saja ingin ibadah umrah bersama keluarga? Apabila Anda telah membuat rencana dan telah menyiapkan segala sesuatunya mulai dari pembelian tiket, booking hotel ataupun lokasi wisata mana saja yang akan dikunjungi, jika Anda merasa telah bebas dari segala tugas yang selalu menumpuk, maka Anda perlu berfikir sejenak. Seperti halnya beribadah umrah yang dapat menenangkan hati dan ditambah dengan tour ke tempat-tempat wisata yang ada di Timur Tengah, seperti Turki, Qatar, Dubai atau lainnya. dengan begitu, Anda juga perlu mewaspadai ada resiko penyakit selama dalam perjalanan kesana. Pada hakikatnya mencegah itu lebih baik dari pada mengobati.

Waspadai Meningitis Saat Liburan Akhir Tahun Ini

Kini sudah banyak macam penyakit yang bertebaran dengan beraneka macam nama dan jenisnya. Apalagi saat berkunjung ke luar negeri. Seperti yang telah kita kenal sebelumnya, bahwa ada penyakit flu burung, flu babi dan meningitis. Sebab, jenis penyakit itu semua sangat berbahaya bagi siapa saja, baik pada anak-anak, remaja, dewasa bahkan orang tua. Nah, waspadai meningitis dan penyakit lainnya. Namun, saat ini yang perlu ditekankan adalah meningitis.

Waspadai meningitis saat Anda liburan ke luar negeri. Sebab meningitis adalah jenis penyakit yang sangat berbahaya apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Meningitis yang merupakan penyakit selaput radang otak yang paling banyak mewabah di negara-nagara Afrika. Untuk dapat memberikan penanganan dini terkait dengan serangan penyakit meningitis, Anda patut mengetahui beberapa gejala yang seringkali dialami oleh penderita meningitis, yakni:

1.Demam tinggi
2.Sakit kepala
3.Kejang
4.Muntah
5.Mata sensitive pada cahaya
6.Telinga sensitive pada suara keras
7.Leher kaku

Apabila Anda telah selesai berpergian ke luar negeri dan mengalami beberapa gejala yang diatas, maka saran terbaiknya itu adalah segeralah periksakan ke dokter. Bahaya dari resiko meningitis yang tidak segera ditangani dengan tepat dan cepat dapat meninmbulkan tuli yang permanen dan bahaya kesehatan lainnya atau bahkan dapat kehilangan nyawa.

Adapun beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah resiko terkena penyakit meningitis saat berpergian ke luar negeri, yakni:

A.Melakukan vaksinasi
Dengan melakukan vaksinasi terlebih dahulu sebelum berangkat akan membantu Anda mencegah dari penyakit bahaya tersebut. Dan satu langkah lebih maju untuk menghindarkan Anda dari terserang penyakit meningitis dan lainnya.

B.Bawalah peralatan makan dan minum sendiri
Meningitis itu pada umumnya lebih sering menularkan dengan malalui bersin, dahak ataupun air liur orang lain yang sudah terkena. Oleh sebab itu, jika Anda berpergian ke daerah atau negara yang terena wabah meningitis, maka usahakanlah agar membawa peralatan makan dan minum sendiri, yang mana dengan begitu aka lebih aman daripada Anda menggunakan peralatan makan yang sudah pernah dipakai oleh orang lain.

C.Mencari Info Wabah
Saat Anda akan mengunjungi ke suatu daerah, maka Anda juga perlu untu mencari informasi mengenai wabah meningitis di daerah tersebut. misalnya saja seperti ini, jika Anda berencana melakukan perjalanan umrah atau haji, maka Anda wajib untuk mengetahui informasi mengenai meningitis di Makkah dan Madinah, jika memang beresiko tinggi Anda dapat melakukan vaksinasi terlebih dahulu sebelum keberangkatan dan berkonsultasi dengan pemilik tour & travel tempat Anda melakukan pendaftaran haji maupun umrah, apakah aman untuk terus melakukan perjalanan kesana atau tidak.

Sementara itu, Anda perlu menjaga kesehatan jasmani dan mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi. Jangan sampai lupa untuk selalu menyempatkan diri Anda untuk melakukan olahraga agar resiko tertularnya penyakit menjadi minim karena daya tahan tubuh Anda akan manjadi lebih baik lagi.