Laman

Selasa, 02 Mei 2017

Derajat Keparahan Penyakit Meningitis

Derajat keparahan penyakit meningitis, Selain dialami oleh orang dewasa, meningitis atau infeksi pada jaringan selaput otak juga dapat menyerang anak-anak. Karena ada beberapa faktor yang turut berperan dalam derajat keparahan penyakit meningitis ini. Sehingga faktor-faktor tersebut ikut serta dalam berperan terhadap keparahan meningitis pada seorang anak. Ada juga salah satu bentuk yang dapat menularkan penyakit meningitis yang masuk dalam derajat keparahan penyakit meningitis, dapat melalui cipratan air liur. Ketika seseorang yang terkena infeksi meningitis bersin, bakteri yang dikeluarkan saat bersin menjadi penyebab ini bisa masuk ke dalam tubuh anak atau orang dewasa yang ada di sekitarnya. 


Derajat Keparahan Penyakit Meningitis


Menurut dari dokter spesialis anak RS Evasari Awal Bros Jakarta Pusat, Darmady Darmawan, bakteri yang paling sering sekali menjadi penyebab meningitis adalah Haemophilus Influenzae tipe B, Streptococcus Pneumoniae dan Neisseria Meningitidis. Selain itu juga, ada tiga faktor yang dapat memengaruhi derajat keparahan penyakit meningitis pada anak, yakni host (kondisi terhadap anak tersebut), lingkungan sekitar, serta bakteri atau virus yang menjadi penyebab meningitis.

"Host itu merupakan tubuh pada anak tersebut. Dapat dilihat dari usianya, data yang menunjukkan lebih banyak terjadi pada anak yang di bawah lima tahun. Lalu, kurang gizi atau tidak, ada penyakit lain seperti kelainan komponen maupun imunoglobin atau tidak bahkan penyakit lainnya, derajat keparahan penyakit meningitis," jelas Darmady.

Selain itu, yang berperan penting dalam keseharian adalah lingkungan yang ternyata turut memiliki pengaruh terhadap derajat keparahan seorang anak yang dapat mengidap meningitis. Bila di rumah memelihara binatang, hal tersebut dapat berkontribusi memperparah terhadap kondisi anak. Lalu, kepadatan penduduk di sekitar lingkungan tempat tinggal. Anak yang tinggal di lingkungan yang padat penduduk semakin besar potensinya tertular dengan meningitis. Terakhir penyebab yang didapati meningitis itu sendiri.

Pada saat berada di tempat terbuka seperti itu, diantara mereka yang mengidap penyakit meningitis lalu bersin dan bakteri yang dikeluarkan masuk ke dalam tubuh seseorang yang berada di hadapannya, tempat pertama yang diincarnya adalah saluran pernafasan.

“Sesudah membuat infeksi pada amandel, paru, tenggorakan dan lainnya lalu bakteri tersebut masuk ke dalam aliran darah yang terus menyebar lalu masuk ke otak,” terang Darmadi.

Meningitis atau penyakit infeksi  pada jaringan selaput otak ini bisa disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, atau patogen lainnya. Masing-masing itu memiliki tingkat keganasannya sendiri. Sayang, gejala meningitis pada anak terkadang tidak terjangkau dengan jelas. Sebabnya, mereka hanya berbicara dengan bahasa tubuh saja bagi yang belum bisa berbicara (bayi), dengan mengaami demam tinggi, tidaak nafsu makan, muntah-muntah dan terkadang kejang-kejang. Apabila anak yang menunjukkan gejala tersebut, orangtua harus segera mungkin untuk membawa ke rumah sakit agar dapat ditangani dengan tepat.