Laman

Kamis, 18 Mei 2017

Hati-hati Bahaya Meningitis

Hati-hati bahaya meningitis, Meningitis merupakan suatu penyakit yang meradang akut yang terjadi pada selaput pelindung otak. Selaput pelindung otak itu disebut dengan meningens. Peradangan akut pada selaput otak ini biasanya terjadi disebabkan adanya dua faktor kemungkinan, yakni infeksi dan non infeksi. Pada umumnya terjadi peradangan yang disebabkan oleh infeksi yang merupakan jenis meningitis yang paling umum terjadi.

Hati-hati Bahaya Meningitis


Ketika peradangan terjadi akibat infeksi tersebut, meningens akan terjadi pembengkakan. Meningitis adalah penyakit yang benar-benar harus diwaspadai. Hati-hati bahaya meningitis, karena kasus penyakit meningitis yang ditemukan seringkali dianggap penyakit lain dan disepelekan, penderita meningitis yang penanganannya telat akan sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kecacatan hingga kematian.

Proses meningitis yang disebabkan oleh infeksi terjadi karena adanya bakteri, virus, atau bahkan jamur yang masuk ke dalam  selaput otak. Infeksi yang masuk ke dalam selaput otak bisa lewat dari dua jalur, dengan melalui aliran darah dan melalui udara yang masuk melalui saluran pernafasan, mata, atau telinga. Sementara dalam proses non-infeksi biasanya dikarenakan oleh reaksi kimiawi akibat obat atau bahan kimia tertentu, alergi obat, reaksi imunitas tubuh terhadap jenis kanker tertentu (paraneoplastic syndrome). Diingatkan kembali agar hati-hati bahaya meningitis.

Untuk penyakit lain pun jika tidak ditangani dengan baik dan tepat akan menjadi pemicu terjadinya meningitis, seperti TBC dan sinusitis. Bakteri atau virus dari kedua penyakit tersebut dapat menjalar dengan melalui aliran darah dan naik ke otak sehingga dapat menyebabkan peradangan.

Penyakit lain yang wajib untuk diwaspadai adalah penyakit gangguan kekebalan tubuh. Ketika kondisi daya tahan tubuh Anda buruk, bakteri dan virus akan semakin mudah menyerang tubuh Anda. Contohnya adalah penyakit HIV/AIDS dan penyakit kanker. Mereka yang mengidap penyakit tersebut daya tahan tubuhnya pasti akan menurun dan mudah teserang oleh bakteri dan virus.

Gejala penderita meningitis ada bermacam-macam, namun terdapat tiga inti gejala meningitis yang patut Anda waspadai. Ketiga gejala tersebut di antaranya adalah nyeri kepala hebat, kaku di bagian leher belakang, serta demam tinggi. Gejala lainnya adalah kejang-kejang, sensitive terhadap cahaya, dan bintik-bintik merah di kulit, meski tidak terjadi pada semua orang. Namun jika Anda merasakan tiga gejala inti tadi, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri Anda ke rumah sakit.

Ketika ada mendapati kecurigaan meningitis, Anda harus segera diberi antibiotik agar bakteri tidak berkembang biak di dalam otak. Kedua, bila perlu Anda akan diberi obat anti radang atau steroid. Selanjutnya dokter akan mendiagnosis Anda dengan melalui cek darah dan pemeriksaan cairan otak untuk memastikan apakah Anda benar-benar terkena meningitis.

Selain itu perlu juga dilakukan CT Scan atau MRI kepala. Penderita meningitis harus dirawat secara intensif di rumah sakit dan dimonitor setiap saat mengingat penyakit ini cepat berkembang. Penderita meningitis juga harus istirahat total, banyak makanan yang bergizi dan minum, serta pemberian obat suportif, seperti obat untuk demam dan nyeri kepala.

Penyakit meningitis yang disebabkan oleh bakteri dan virus dapat menular, meskipun tidak semudah penyakit umum lain seperti flu. Keduanya dapat ditularkan melalui cairan ludah saat bersin atau batuk serta makanan yang terkontaminasi oleh bakteri atau virus. Dengan mengubah pola hidup Anda seperti menjaga kebersihan diri, istirahat cukup, serta gizi yang seimbang akan mengurangi risiko penularan.