Laman

Senin, 25 September 2017

Anak Muda Perlu Disuntik Vaksin Meningitis

Disuntik vaksin meningitis, Setiap individu pastinya memiliki kemungkinan untuk terkena penyakit. Bahkan tidak jarang penyakit yang di derita itu adalah penyakit asing yang baru didengar atau mematikan. Hal itu yang sehingga membuat penderita maupun orang terdekatnya dibuat panik oleh penyakit tersebut. salah satu jenis penyakit yang cukup mematikan adalah meningitis. dimana penyakit ini menyerang pada membran otak dan dapat melumpuhkan segala fungsi otak. Banyak beberapa kasus hingga menyababkan kematian bagi si penderita.

Anak Muda Perlu Disuntik Vaksin Meningitis

Meningitis merupakan penyakit infeksi pada membran pelindung yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini meliputi sakit kepala, demam, muntah, nyeri tungkai serta tangan dan kaki menjadi dingin. Tidak jarang juga terjadi kerusakan ruam pada leher. Bila ada seseorang yang mengalami infeksi penyakit ini, pada saat itu juga dia membutuhkan perawatan medis secepatnya. Untuk mencegah pada sebelumnya disuntik vaksinasi meningitis.

Selama beberapa tahun terakhir ini, kasus meningitis terus saja terjadi dan mengalami peningkatan. Hal itu disebabkan meningitis ialah penyakit yang terbilang menular. Tapi sangat disayangkan, masih banyak orang yang berpikir sebaliknya sehingga seseorang kurang berhati-hati terhadap penyebaran penyakit mematikan ini. Padahal mudah saja, hanya dengan disuntik vaksinasi meningitis dalam melakukan pencegahan.

Sebenarnya hingga saat ini vaksin sudah dapat mengatasi meningitis dan dapat diterima oleh siapa saja. Sebagai contohnya, pada saat umat Muslim hendak melakukan perjalanan haji atau umrah, pasti mereka wajib mendapatkan suntik vaksinasi meningitis. seperti yang telah diketahui, bahwa dalam pemberian vaksin ini berguna untuk mencegah terjadinya meningitis.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris mengungkapkan, bahwa dalam pemberian vaksinasi meningitis seharusnya sudah diterima oleh anak muda yang hendak melanjutkan ke perguruan tinggi. Namun yang terjadi adalah sepertiga siswa lulusan sekolah yang telah menerima vaksin. Hal itu disebabkan masih kurangnya kesadaran diri.

Data yang ada menunjukkan, bahwa hanya ada 33 persen remaja usia antara 14-18 tahun yang berpikir vaksin meningitis dibituhkan di tiap sekolah dan universitas. Lalu, ada sebanyak 29 persen lainnya yang mempercayai anggapan yang slah yaitu meningitis tidak mengurang. Sedangkan, untuk yang 29 persen lainnya malah tidak mengetahui tentang penyakit meningitis.

Melalui penelitian yang telah dibiayai oleh Meningitis Research Fondation  and the Confedaration  of Organitation tersebut, peneliti ingin memperingatkan para anak mudah agar segera menerima vaksinasi meningitis agar dapat menyelamatkan nyawa mereka. Untuk idealnya dalam pemberian  vaksin adalah dua minggu sebelum perkuliahan dimulai. info layanan resmi >> travel haji  >>  travel haji 2018  >>  travel haji 2019

Hal ini juga dilakukan agar bisa menjadi sebuah perhatian bagi anak-anak muda Indonesia yang hendak melanjutkan pendidikan ke luar negeri untuk menerima waksinasi meningitis. sebab, dalam penyebaran virus atau bakteri penyakit tersebut dpat terjadi dimana saja.