Laman

Rabu, 06 Desember 2017

Dua Kutu Mematikan Seorang Ibu di Missouri

Dua Kutu Mematikan - Ada salah seorang ibu dari satu anak ini telah meninggal dunia dikarenakan oleh penyakit bawaan yang hanya menyerang lima orang saja di Amerika Serikat. Ia bernama Tamela Wilson saat itu masih berusia 58 tahun, semasa hidupnya ia bekerja di Missouri’s Meramec State Park pada bulan Mei saat dia melihat ada dua kutu yang bersarang di tubuhnya. Kemudian dia pun mengusir kutu tersebut dari tubuhnya dan melanjutkan kembali perjalanannya sebagai asisten pengawas taman. Dalam beberapa hari kemudian, tubuhnya semakin lesu, demam dan mual. Cirinya itu seperti penyakit meningitis. Sehingga Dokter pun merasa bingung dan mendiagnosisnya dengan infeksi saluran kemih, selesai itu pulang dengan membawa obat antibiotik yang telah diberikan oleh dokter. 

Dua Kutu Mematikan Seorang Ibu di Missouri

Seminggu kemudian, tepat pada tangga 31 Mei, kondisinya justru semakin menurun secara drastis dan dia pun harus dirawat di rumah sakit. Kondisi yang ditujukkan sama seperti meningitis, membuat kondisi penderita  semakin menurun. Kemudian, setelah hasil tes darah yang dilakukan menunjukkan bahwa dia memiliki virus Bourbon yang diperolehnya dari dua kutu mematikan itu, kondisi yang langka ini dan tidak dapat diobati pertama kali muncul itu pada tahun 2014. 

Dia mengahbiskan waktu selama berminggu-minggu dalam perawatan intensif dan dokter pun terus berjuang untuk semaksimal mungkin dapat menangani penyakit ini. Apalagi ibu satu anak itu juga menderita pneumonia dan limfohistiositosis hemofagositik, sebuah kondisi yang membuat sel kekebalan tubuh bermutasi. Itulah yang dapat membuat Anda menjadi takut akan pergi ke luar rumah. Dua kutu mematikan ini sangat membahayakan sekali.

“Para dokter yang ikut menanganinya selalu berada disampingnya. Mereka bilang itu sangat misteri medis. Setiap hari kita ke rumah sakit untuk melihat kondisinya justru semakin parah. Tidak ada perbaikan,” jelas Geoff, Ayah dari Tamela.

Virus Bourbon itu herannya hanya terjadi pada lima orang Amerika saja hingga saat ini, seluruhnya ada di Midwest dan bagian selatan Amerika Serikat. Kasus pertama Amerika Serikat pertama ini melibatkan seorang pria berusia 68 tahun di Kansas, yakni John Seeted, yang juga meninggal setelah digigit oleh kutu tersebut. sebelum melakukan diagnosis, hanya ada delapan insiden di seluruh dunia, semuanya itu hanya ada di Eropa, Asia dan Afrika.

Virus ini sejenis thogotovirus, namun sangat jauh berbeda. Biasanya, thogotovirus dapat menyebabkan meningitis yang dapat mengobarkan lapisan otak. Namun, virus bourbon menyerang dan menghancurkan sel darah putih pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan sekali.

Untuk sebagai gantinya itu adalah sebuah instansi yang mendesak orang untuk menggunakan repellents serangga, memakai lengan dan celana panjang, menghindari daerah-daerah yang lebat dan berhutan, dan juga melakukan pemeriksaan kutu yang teliti setelah menghabiskan waktu saat di luar rumah. Kasus Tamela ini adalah pertama kalinya dilaporkan dari Missouri. Itu terjadi pada saat negara sedang memerangi wabah Ehrlichiosis, kondisinya itu seperti flu yang ditularkan oleh kutu.