Laman

Sabtu, 09 Desember 2017

Suntik Vaksin Meningitis Gencar Pria Gay di Melbourne

Suntik vaksin meningitis - Para pria homoseksual didesak agar mendapatkan vaksinasi terhadap penyakit meningitis setelah usai terjadinya wabah secara tiba-tiba di Melbourne. Para otoritas kesehatan setempat memberikan penawaran untuk melakukan vaksin secara gratis mulai pada minggu depan setelah delapan orang telah terkena penyakit jenis-C ini sejak bulan Mei ini. Wakil Kepala Dinas Kesehatan Victoria yakni Brett Sutton mengatakan, bahwa hampir seluruh pasien didentifikasi sebagai homoseksual atau biseksual (gay).

Suntik Vaksin Meningitis Gencar Pria Gay di Melbourne

“Delapan orang tak terdengar seperti jumlah yang besar, tapi jika hal ini dapat mempengaruhi seluruh Melbourne pada tingkat yang sama seperti yang telah mempengaruhi pria yang melakukan hubungan seks dengan pria juga, kita membicarakan sudah beberapa ratus kasus selama beberapa bulan itu,” terangnya. Suntik vaksin meningitis sangatlah penting untuk keselamatan diri sendiri dan orang lain.

“Pesan dari saya pada kelompok gay ini di tengah masyarakat sederhana saja, jika Anda melakukan suntik vaksinasi meningitis, Anda pastinya akan melindungi diri sendiri dan orang sekitar Anda dengan cara mengurangi penyebaran penyakit meningitis ini,” lanjutnya.

Penyakit meningitis memang dapat dikatakan sebuah penyakit yang jarang terjadi namun dapat mematikan bagi penderita maupun yang tertular. Meningitis adalah penyakit  yang disebabkan oleh peradangan pada selaput pelindung yang menyelimuti seluruh saraf otak dan sumsum tulang belakang, yang biasa dikenal dengan sebutan meninges. Peradangan yang terjadi biasanya itu diebabkan oleh infeksi dari cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang.

10 persen dari kasus meningitis yang ada berakibatkan fatal selama dalam waktu 24 sampai 48 jam setelah melakukan diagnosa. Bakterinya itu hidup didalam tenggorokan dan hidung dan diteruskan kembali melalui kontak yang dekat dan berkepanjangan. “Masuk dalam kategori itu juga seperti ciuman yang intim dan kami pikir hal itulah yang dapat mendorong transmisidalam wabah ini,” katanya.

Untuk penderita yang masuk dalam kelompok yang berisiko tinggi akan menunjukan gejala seperti demam tinggi, sakit kepala hebat, mual, muntah, peka terhadap cahaya dan suara keras, segeralah untuk menemui dokter yang ahli pada bidangnya agar mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat. Para pria bisa mendapatkan vaksin dari dokter umum setempat pada hari Senin, 11 Desember.