Laman

Kamis, 25 Januari 2018

Meningitis Dapat Menular Siapa Saja

Meningitis Dapat MenularPenyakit bisa datang kapan dan dimana serta siapa saja. Seringkali penyakit yang menyerang tidak bisa diduga salah satunya radang selaput otak atau meningitis. Meningitis itu mengacu pada peradangan selaput yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang. Terjadinya infeksi menjadi penyebab utama dari penyakit ini dan dapat menjadi virus, bakteri atau jamur secara alami. Meningitis memiliki sifat menular. Meningitis menular dan siapa saja dapat menderita penyakit membahayakan ini. padahal infeksu yang paling sering terjadi pada anak-anak. Namun, remaja, dewasa, muda dan orangtua juga dapat terkena infeksi ini.

Meningitis Dapat Menular Siapa Saja

Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini meliputi flu, pilek, muntah, mual, leher kaku, sakit kepala, nafsu makan hilang, demam tinggi, kejang-kejang, sensitivitas terhadap cahaya, nyeri sendi dan otot dan masih banyak gejala lainnya. jika gejala terbatas pada dingin, demam dan flu, itu yang akan menjadi sulit untuk membedakan antara penyakit umum dengan penyakit ini. Dan bahkan dari melalui  gejala ini meningitis dapat menular.

Dalam beberapa kasus meningitis viral, seseorang mungkin saja dapat menderita ruam pada lengan dan kaki juga. Selain itu, gejala tidak akan muncul dalam setiap individu tertular infeksi. Dengan demikian, mungkin tanpa Anda sadari penyakit tersebut menyebarkan ke orang sehat lainnya. Sehingga, penyakit meningitis dapat menular ke orang lain. Apalagi kontak langsung antara yang sakit dan sehat. Infeksi ini juga dapat lebih parah lagi pada orang yang bertindak sebagai pembawa daripada orang-orang dengan gejala infeksi. Keparahan yang berkisar dari gejala ringan yang disebutkan di atas untuk cacat permanen atau bahkan kematian pun dapat terjadi dalam beberapa kasus.

  • CARA PENULARAN

Meningitis itu disebabkan oleh beberapa penyebab, yakni bakteri, jamur, ptotozoa atau virus dan menyebar dengan mudah dari satu orang ke orang lain yang ada disekitar. Infeksi virus atau bakteri sangat menular karena menyebar dengan melalui sekresi pernapasan dari orang terkena infeksi. Kemungkinan besar mudah terjadi di mahasiswa yang ngekost, siswa pondok pesantren, remaja dan lain sebagainya, yang berada pada risiko lebih tinggi tertular penyakit ini, karena mereka itu sebagian besar terbatas dengan ruangan yang tertutup.

Sedangkan, pada masa inkubasi dari virus ini adalah sekitar 10 hari. Kemudian setelah itu, penyakit ini akan menyebar ke orang lain. Virus ini juga akan terus berkembang di bagian belakang hidung dan mulut dan memasuki sistem pernapasan dari orang yang tidak terkena infeksi, dengan melalui bersin dan batuk yang tidak ditutupi. 

Meski demikian, khususnya pada infeksi bakteri relatif kurang menular dari infeksi virus. Hal ini dikarenakan, bakteri tidak dapat berkembang ke luar tubuh manusia untuk waktu yang lama. Penyebarannya itu dengan melalui keintiman dan pertukaran cairan tubuh seperti air liur. Termasuk berciuman, memakai peralatan makan dan minum yang sama, berbagi sikat gigi, makanan, handuk, rokok dan masih banyak lainnya.

  • MASA MENINGITIS MENULAR

Orang-orang seringkali ingin mengetahui masa meningitis menular. Namun, sesungguhnya jawaban atas pertanyaan ini sangat tidak pasti. Sebab yang pertama, sifat infeksi bakteri dan virus terlebih dulu harus didiagnosis. Gejala meningitis viral tidak terjadi dengan segera setelah seseorang lelah terkena infeksi oleh virus. Dibutuhkan waktu sekitar 5 hingga 7 hari untuk dapat menampakkan gejala. Lebih sering, tidak mungkin bagi virus untuk mengatasi sistem kekebalan tubuh, oleh karena itu, sekalipun virus tetap dalam tubuh, tidak ada gejala yang muncul.

Mungkin saja bagi virus yang menyebar dengan melalui cara penularan yang disebutkan di atas. Orang terkena infeksi virus masih mampu mentransmisikan kepada orang lain selama beberapa hari saja, terlepas dari apakah dia menunjukkan gejala atau tidak sama sekali. di sisi lain, gejala meningitis bakteri itu dapat muncul dalam waktu 2 hingga 3 hari kontraksi infeksi. Hal ini yang kemudian dianggap menular selama 10 hingga 12 berikutnya.

  • CARA CEGAH INFEKSI MENINGITIS

Meningitis tidak hanya dapat menular, akan tetapi juga dapat mengakibatkan kefatalan. Sehingga, seseorang harus mengambil tindakan untuk pencegahan yang memadai dalam rangka untuk mencegah infeksi ini. langkah-langkah pencegahan meningitis berikut ini akan sangat penting sekali untuk mencegah kontraksi meningitis.

1.Kebersihan dasar seperti mencuci tangan harus selalu dijaga dimana berada.
2.Sejak usia dini berlatih membiasakan diri cuci tangan setelah beraktivitas.
3.Vaksin Pneumococcal conjugate dapat membantu dalam mencegah meningitis pneumokokus.
4.Vaksin Haemophilus dapat membantu dalam melakukan pencegahan meningitis bakteri pada anak-anak.
5.Permukaan harus selalu dibersihkan dengan desinfektan atau pemutih klorin.
6.Mulut harus selalu ditutup dengan menggunakan serbet , sapu tangan atau sejenis kain pada saat bersin atau batuk.
7.Jangan berbagi peralatan pribadi dengan menggunakannnya secara bersamaan kepada siapa saja.
8.Jangan melakukan ciuman atau dekat dengan orang yang terkena infeksi meningitis.
9.Lakukanlah iminisasi terhadap Anda dan anak Anda secara teratur.

Hal perlu diketahui, bahwa meningitis dapat mematikan, jika tidak diobati dengan tepat dan cepat. Khususnya pada meningitis bakteri yang hanya memberikan waktu yang sangat sempit, sekitar 1 hingga 2 hari saja setelah gejala muncul. Oleh karena itu, jika Anda dan anak Anda itu mengalami demam tinggi yang berlangsung lebih dari 24 jam, segeralah untuk menghubungi dokter. Jangan mencoba untuk mengobati sendiri dengan obat-obatan yang dijual di pasaran.