Laman

Sabtu, 29 April 2017

Mengenal Sejarah Awal Adanya Virus Meningitis

Sejarah awal virus meningitis, Sejak tahun 2006 silam dunia telah digemparkan oleh sebuah penyakit yang disebabkan oleh Virus. Penyakit tersebut hingga kini dikenal dengan penyakit Meningitis, dimana virus itu dapat menyebabkan kelumpuhan serta keropos pada tulang. Ada Banyak kasus penderita virus meningitis ini yang tidak tertolong dan pada diakhiri penyakitnya dengan meninggal dunia. Sebab, sudah banyak jumlah penderita yang mengalami penyakit itu tidak tertolong dan pada akhirnya meninggal dunia karena penyebaran virus yang terlalu cepat sehingga penanganan medis cukup singkat. Selain itu, belum ada obat yang tepat untuk penyembuhan.

Mengenal Sejarah Awal Adanya Virus Meningitis

Lantas darimanakah awal virus meningitis ini mulai muncul? Dari sejarah awal meningitis menjelaskan ada beberapa yang mengatakan bahwa Hippocrates mungkin sudah menyadari atas keberadaan meningitis,  dan tampaknya meningisme sudah dikenal oleh para dokter sebelum zaman Renaisans.

Deskripsi meningitis tuberkulosis, yang saat itu disebut dengan “edema di dalam otak”, seringkali dihubungkan oleh dokter Edinburg Sri Robert Whytt di dalam laporan posthumous yang sudah muncul sejak 1768, meskipun hubungan dengan tuberkulosis dan patogennya tidak dibuat sampai abad berikutnya dalam sejarah awal virus meningitis.

Tampaknya epidemik meningitis merupakan fenomena yang cukup baru.  Wabah terbesar untuk pertama kalinya yang tercatat muncul di Jenewa  sejak tahun 1805. Beberapa epidemik lain di Eropa dan Amerika Serikat dideskripsikan sesaat setelah itu dan laporan pertama epidemik muncul di Afrika sejak tahun 1840.

Epidemik Afrika menjadi lebih sering muncul di abad ke 20, dimulai dengan epidemik besar yang telah menyerang Nigeria dan Ghana pada tahun 1905–1908. Laporan pertama yang diperoleh infeksi bakteri yang menyebabkan meningitis adalah oleh seorang bakteriologis Austria Anton Weichselbaum, yang pada tahun 1887 telah mendeksripsikan meningokokus.

Mortalitas dari meningitis sangat tinggi hingga lebih dari 90% pada laporan-laporan awal. Pada tahun 1906, Antiserum diproduksi di kuda; hal ini terus dikembangkan lebih lanjut oleh seorang ilmuwan asal Amerika Simon Flexner dan secara nyata dapat menurunkan mortalitas dari penyakit meningokokus.

Pada tahun 1944, penisilin pertama kali dilaporkan sangat efektif untuk mengobati meningitis. Pengenalan vaksin Haemophilus di akhir abad ke-20 menyebabkan penurunan dalam kasus meningitis yang sudah dikaitkan dengan patogen ini dan sejak tahun 2002, terdapat bukti-bukti yang sudah menunjukkan bahwa pengobatan dengan steroid dapat memperbaiki prognosis virus meningitis.