Laman

Jumat, 19 Mei 2017

Berikan Vaksin Sejak Dini Guna Cegah Meningitis

Berikan vaksin sejak dini, Terdapat di dalam situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) disebutkan, bahwa meningitis yang disebabkan oleh bakteri sangat berbahaya sekali. Kondisi ini dapat meyebabkan kerusakan otak dan kematian. Kendati berakbibatkan sangat fatal, meningitis dapat dicegah dengan melakukan pemberian vaksinasi. Berikan vaksin sedini mungkin, meningitis atau infeksi yang meradang pada selaput dan cairan yang mengililingi otak adalah penyakit yang sangat berbahaya. Penyakit yang juga cepat menular ini bisa diderita oleh anak-anak sampai orang dewasa.

Berikan Vaksin Sejak Dini Guna Cegah Meningitis

pencegahan terhadap meningitis dengan berikan vaksin sejak dini merupakan hal yang sangat penting. Karena penyebab dari meningitis adalah bakteri dan virus. Namun, meningitis bakteri jauh lebih berbahaya. Anda bisa terinfeksi bakterinya sewaktu seseorang yang terinfeksi (carier) bersin atau batuk.

Tidak hanya itu, cara lain yang dilakukan untuk penyebaran bakteri  itu bisa juga  melalui dari ciuman, menggunakan alat makan secara bergantian, sikat gigi bersamaan, atau rokok yang secara dihisap bergantian. Risiko tinggi tertular juga makin tinggi jika dekat dengan orang yang terkena infeksi, seperti berada dalam satu rumah atau kerja di tempat yang sama. Lakukan pencegahan dengan berikan vaksin sejak dini guna terhindar dari meningitis.

Walau demikian, penyakit ini masih dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi. Bahkan kini sudah ada vaksin yang dapat memberikan perlindungan juga sekaligus terhadap empat atau lima jenis bakteri yang menjadi penyebab meningitis meningokokus.

Menurut dokter penyakit dalam yakni Dr. Iris Rengganis dari FKUI memberikan penjelasan, bahwa vaksin akan diberikan harus sesuai dengan usia dan jenis kuman. Biasanya jenis kuman akan spesifik pada satu tingkat umur saja.

Perusahaan farmasi juga ters melakukan pengembangan vaksin sesui dengan kemampuan kuman yang bermutasi.”pada tahun 1995 hanya ada segrup kuman A dan C yang dapat menyebabkan meningitis. Namun sudah sejak tahun 2004 mulai ada mutasi kuman,” terang Theresia Adhitirta, Vaccine Buiness Manager PT Novartis Indonesia.

Untuk pemberian vaksin tidak hanya disarankan untuk bayi dan balita saja, tapi juga bagi mereka yang akan bepergian ke negara-negara di mana sering terjadi serangan meningitis, seperti Afrika, Amerika, dan Australia. Terutama para jemaah haji juga diharuskan  divaksin meningitis meningokokus paling lambat 2 minggu sebelum tiba di Tanah Suci.