Laman

Selasa, 16 Mei 2017

Biang Meningitis Dapat Dibunuh Dengan Sel Darah Putih Burung

Biang meningitis dapat dibunuh, Para ilmuwan yang ada di University of Sheffield dan University of Birmingham, Inggris telah melakukan pencarian dan penelitian hingga pada akhirnya menemukan sebuah riset yang sangat mengejutkan tentang jamur penyebab penyakit meningitis yakni, Cryptococcus neoformans. Peneliti menerangkan, kini penyebab infeksi pada meningitissudah dapat dihancurkan dengan sel darah putih yang terdapat pada pada burung. Diketahui bahwa, penyakit meningitis ini merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh jamur Cryptococcus neoformans. Kemudian jamur tersebut menginfeksi disekeliling otak dan sumsum tulang belakang. Biasanya meningitis itu mudah sekali terinfeksi pada manusia yang menderita HIV.

Biang Meningitis Dapat Dibunuh Dengan Sel Darah Putih Burung

Para ilmuwan bercerita bahwa, awal mula mengapa mereka beralih untuk meneliti burung. Karena jamur Cryptococcus neoformans yang dapat meninfeksi manusia normal serta yang memiliki imun yang memiliki system imun yang rentan pada proses penyebarannya itu dilakukan oleh burung, tapi burung itu sendiri tidak pernah terkena infeksi, peneliti ingin membongkar hal ini. Selain itu juga, mereka telah menyatakan, di dalam pencernaan dan kotoran yang terdapat pada burung ternyata telah ditemukan ada jamur penginfeksi meningitis tersebut. Namun, ternyata biang meningitis dapat dibunuh.

Doktor Simon Johnston, yang merupakan pemimpin dalam misi penelitian itu menyatakan, mengapa burung tidak terkena infeksi. Ia menyebut bahwa burung tersebut ternyata memiliki sistem kekebalan pada tubuh mereka sehingga tidak terinfeksi. ‘Alat’ ajaib itu merupakan sel darah putih yang terdapat dalam tubuh burung itu atau dapat disebut dengan makrofag. Jadi kesimpulannya, bahwa biang meningitis dapat dibunuh dengan menggunakan sel darah putih burung tersebut.

“Perlu diketahui bahwa burung itu memiliki suhu tubuh lebih tinggi dari yang manusia miliki, tapi ini saja tidak cukup untuk bisa sepenuhnya menghentikan jamur,” tutur Simon.

"Dengan terus mempelajari sel burung di bawah mikroskop, kita telah melihat bahwa sel-sel makrofag ternyata memiliki kemampuan untuk benar-benar dapat memblokir pertumbuhan jamur, yang bisa berakibat fatal pada manusia hingga kematian,” terangnya lagi.

Simon juga menambahkan, dengan adanya penemuan ini, sangat berharap dunia internasional dapat membantu untuk memerangi jamur Cryptococcus neoformans.