Laman

Selasa, 16 Mei 2017

Waspadai Bakteri Meningitis Akibatkan Kematian

Waspadai bakteri meningitis, Tim kesehatan di California mengungkapkan informasi yang telah diperoleh tentang bahaya bakteri meningitis. Dilaporkan, bakteri tersebut yang menyebabkan kematian pada seorang wanita. Meningitis menurutnya kini sudah menjadi kasus fatal kedua yang dikaitkan dengan penyakit dalam satu minggu belakangan ini.

Waspadai Bakteri Meningitis Akibatkan Kematian

Perlu diketahui, ada seorang wanita yang bernama Laura Robson telah meninggal dunia beberapa waktu lalu tanpa sebab yang pasti. Sebelum dirinya meninggal, Laura sempat mengeluhkan sakitnya pada bagian kepala dan demam. Waspadai bakteri meningitis. Dari ciri tersebut menunjukan seperti tanda gejala meningitis. 

Jasadnya Laura ditemukan meninggal dunia pada saat berada di sebuah bis saat akan kembali menuju San Francisco. Tim investigasi kemudian melakukan analisa penyebab dari kematian wanita yang berusia 53 tahun itu, yang ternyata Laura meninggal disebabkan oleh penyakit meningitis. Waspadai bakteri meningitis akibatkan kematian. 

Tidak hanya itu saja, pada tanggal 7 Januari 2017 lalu, pria yang berusia 48 tahun, bernama Seven Philips, juga meninggal dunia akibat bakteri meningitis ang dialaminya. Diketahui, bahwa Seven terserang oleh infeksi bakteri antara sejak 31 Desember 2016 hingga 7 Januari 2017, di mana pada saat itu ia sedang aktif beraktivitas di SpulCycle di Spin Studio.

Namun belum ada juga penjelasan yang pasti mengenai asal muasal bakteri tersebut menyerang Laura dan Seven, keduanya meninggal secara mendadak. Lalu bagaimana bakteri menyerangnya, atau apakah tempat beraktivitas itu menjadi sarana penularannya. Tetapi yang pasti, dari pihak studio telah mengambil langkah dalam pencegahan untuk bekerjasama dengan departemen kesehatan agar pengawasan terhadap bakteri meningitis terus diperketat, agar tidak ada korban berikutnya yang mengalami hal yang yang sama. Untungnya saja, hingga saat ini, belum ada lagi laporan maupun kasus yang terkait dengan bakteri meningitis tersebut.

Yang berbahaya itu, bakterinya yang cenderung menyerang pada sistem pernapasan dan menularkan dengan melalui udara, seperti bersin dan batuk. Saat bakteri meningitis berpindah pada tempat satu ke tempat yang lainnya untuk melakukan penyebaran, bakteri tersebut akan tinggal lama di permukaan tubuh individu tersebut. Sangat membahayakan sekali bakteri itu. Sebaiknya lakukan pencegahan sejak dini dengan melakukan vaksinisasi sejak bayi.