Laman

Jumat, 22 September 2017

Meningitis Pada Anak Dalam Kandungan

Meningitis pada anak, Meningitis ialah sebuah kondisi pembengkakan pada selaput otak akibat infeksi . dimana pembengkakan selaput otak karena infeksi ini, disebabkan oleh bakteri, jamur, virus atau patogen-patogen lainnya. meningitis pada anak, cukup berbahaya sebab mortalitasnya cukup tinggi hingga mencapai 60% bila sebelumnya si anak tidak pernah mendapatkan vaksin.

Meningitis Pada Anak Dalam Kandungan

Menurut dr Darmadi Darmawan, SpA dari Rumah Sakit Evasari, orang tua harus selalu mewaspadai berbagai gejala dan faktor risikonya sehingga bila ada kasus meningitis pada anak yang ditemukan, dalam penanganan bisa dilakukan secepat mungkin.

Untuk gejala awal meningitis pada anak memiliki tanda-tanda umum yang biasa terjadi yakni demam tinggi, lelah, nafsu makan berkurang, hingga mengalami kejang. Sebagian besar kasus yang pernah terjadi bermula karena infeksi di tempa lain yang menyebar dan pada anak dan biasanya itu berawal dari infeksi pada saluran pernapasan.

Biasanya bakteri itu buat infeksi dulu di tempat masuknya yang kita sebut dengan point of entry. Terus dia mengalir ke aliran darah baru ke otak. Beberapa hari atau sampai beberapa minggu itu tergantung dari kumannya. Mengapa ada anak yang terkena infeksi dapat sembuh dan mengapa ada juga yang kemudian terus berkembang menjadi meningitis yang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama dilihat dari sisi anak sendiri yaitu kekebalan tubuhnya, kedua dilihat dari lingkungan dan yang ketiga dari keganasan pathogen yang menyerang.

Pada anak yang imunnya itu masih terganggu karena kurangnya nutrisi, memiliki penyakit lain atau lahir premature maka tubuhnya berkesempatan lebih kecil untuk dapat kuat melawan infeksi. Sedangkan, pada faktor lingkungan, anak yanga tinggal di lingkungan padat atau ditambahi sanitasi yang cukup buruk maka resiko terjadinya infeksi juga akan terus meningkat. Untuk faktor yang ketiga tergantung pada keganasan kumannya itu sendiri.

Ketika ada seorang ibu hamil yang sedang mengandung kemudian terkena infeksi, ada risiko pada anak yang dikandungnya itu bisa ikut terkena. Ini merupakan salah satu kondisi yang perlu diwaspadai yakni meningitis atau infeksi pada selaput otak anak karena memiliki moralitas yang cukup tinggi. Anak di dalam kandungan dapat terkena meningitis secara langsung oleh virus, bakteri dan jamur atau bisa saja terkena paparan cairan vagina saat persalinan.

Anak bila sudah terkena meningitis dari dalam Rahim. Kalau semisalnya si Bunda ada keputihan yang bau, infeksi pada saluran pencernaan, air ketubannya itu berwarna hijau atau pucat lama sebelum persalinan itu bisa ke bayi. info update >> daftar haji > daftar haji 2018 > daftar haji 2019

Ketuban yaitu tembok perlindungan, kalau sudah jebol kuman-kuman akan segera masuk dengan cepat. Bila bayi yang dilahirkan premature sistem imunnya belum terlalu permanen, sehingga bisa berujung kecatatan atau yang terburuknya meninggal dunia. oleh sebab itu, orang tua harus selalu waspada dan rutin dalam melakukan pengecekan kandungan dengan USG, dengan beigtu juga dapar memberi petunjuk dini bila ada masalah pada anak.