Laman

Rabu, 27 Desember 2017

Libur Panjang Suntik Meningitis Sebelum Berangkat

Libur Panjang Suntik Meningitis – Tujuan wisata, tanggal cuti, libur sekolah, tiket, paspor, semuanya sudah siap. Sepertinya kamu dan keluarga sudah siap banget untuk pergi liburan, ya? Tapi, jangan sampai lupa untuk mempersiapkan kesehatan semuanya. Selain menyiapkan obat-obatan ringan, obat penyakit bawaan dan vitamin, kamu dan keluarga juga harus mengantisipasi lingkungan tujuan wisata atau negara yang akan kamu tuju. Apalagi, banyak beberapa destinasi wisata yang paling diminati di dunia dan terkenal dengan beberapa binatang atau virus yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit yang dapat menyerang tubuh kapan saja. Mulai dari penyakit demam kuning, malaria, polio dan bahkan penyakit yang paling bahaya pun dapat menyerang seperti meningitis. sehingga, semua itu dapat mengganggu masa liburan Anda bersama keluarga. 

Libur Panjang Suntik Meningitis Sebelum Berangkat

Kini sebagian orang, menganggap bahwa traveling itu tidak hanya dijadikan sekedar hobi saja melainkan menjadi pelengkap gaya hidup seseorang. Hal itu diperkuat berdasarkan data Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (ASTINDO) yang telah mencatat bahwa jumlah wisatawan Indonesia pada tahun 2013 yang lalu mencapai 8,7 juta. Dengan angka pencapaian sebesar itu dapat kita bayangkan di tahun 2017 ini lebih meningkat lagi jumlahnya. Maka dari itu pentinglah bagi kita saat libur panjang suntik meningitis sebelum ke luar negeri.

Banyaknya perjalanan yang harus ditempuh sehingga meningkatkan risiko penularan penyakit yang mematikan akan semakin besar. Oleh sebab itu, selain menyiapkan finansial, barang dan obat-obatan sebelum melakukan perjalanan jauh ke luar negeri, pastikan Anda sudah melakukan vaksinasi terlebih dahulu. Mengingat libur panjang suntik meningitis itu diperlukan saat berpergian ke luar negeri.

Mungkin hal ini yang sering sekali disepelekan oleh kalian yang memiliki hobi traveling ke luar negeri, padahal vaksinasi sebeblum melakukan perjalanan jauh itu penting dilakukan untuk mencegah terjangkit atau tertularnya penyakit mematikan yang dapat menyerang wisatawan kapan dan dimana saja.

Salah satunya adalah penyakit meningitis, yang disebabkan oleh infeksi bakteri meningkokus yang menyerang selaput otak dan sumsum tulang belakang. Dimana pada penularan penyakit tersebut dapat terjadi dengan melalui air liur, dahak, ingus, cairan bersin dan cairan tenggorokan si penderita. Bakteri ini dapat menyebar dengan melalui pertukaran udara dari pernafasan. Jika selama dalam 24 jam setelah terkena infeksi, meningitis dapat menyebabkan kelumpuhan hingga kematian bagi penderita penyakit tersebut.

Untuk dapat mencegah bakteri meningitis saat berpergian ke luar negeri, simak baik-baik tips berikut ini:

•Sebelum berpergian, hendaknya Anda memperhatikan asupan nutrisi dengan labig banyak mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan.
•Pastikan bahwa negara yang akan Anda kunjungi itu tidak termasuk dalam daftar negara travel warning.
•Lakukan penelusuran secara detail berbagai informasi tentang negara tujuan melalui media-media yang telah tersedia seperti televisi, handphone, radio dan lainnya terutama informasi mengenai musim dan penyakit. Sehingga, kamu dapat mengetahui barang-barang yang perlu dibawa seseuai dengan kondisi yang terjadi pada tempat tujuan.
•Ini yang paling penting, lakukan vaksinasi paling lambat 10-14 hari sebelum keberangkatan ke negara tujuan. Sebab antibody akan terbentuk kurang lebih 2 minggu setelah melakukan penyuntikan. Dan kekebalan vaksinasi akan bertahan selama 2 tahun.

Ingatlah, bahwa mencegah itu lebih baik dari pada mengobati. Saat Anda mengalami gejala penyakit meningitis pada sat kemnali ke Tanah air, pastikan langsung konsultasi ke dokter untuk memperoleh penanganan lebih lanjut, agar bakteri tidak dapat tersebar dengan cepat ke seluruh tubuh, apalagi menular ke seseorang di sekitarnya.