Laman

Sabtu, 30 Desember 2017

Meningitis Neonatal Pada Bayi Baru Lahir

Meningitis NeonatalMeningitis merupakan peradangan yang menyelubungi dan mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini terjadi pada bayi, terutama bayi yang baru lahir dan terbilang penyakit yang mematikan. Kondisi meningitis akan menjadi sebuah kondisi yang sangat serius dan dapat menyebabkan kematian ini apabila si penderita tidak segera di tangani dengan segera dan tepat. Untuk bayi yang usianya itu kurang dari dua atau tiga bulan, penyakit ini disebut dengan meningitis neonatal. Untuk menambah pengetahuan dan wawasan Anda sebagai orang tua justru akan menjadi lebih waspada dengan penyakit yang membahayakan ini. selain itu, Anda pastinya akan segera mengambil tindakan ketika gejala mulai nampak pada bayi Anda. Berikut ini adalah ulasan mengenai meningitis neonatal pada bayi.

Meningitis Neonatal Pada Bayi Baru Lahir

Meningitis neonatal adalah sebuah penyakiy meningitis yang seringkali ditemukan pada bayi yang baru lahir. Meningitis pada jenis ini disebabkan oleh salah satu virus atau infeksi yang diakibatkan dari paparan bakteri. Virus yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit meningitis pada bayi disebut dengan herpes simplex dan coxsackie. Sementara itu, untuk kelompok bakteri itu sendiri menjangkit pada bayi yang baru lahir merupakan hasil dari kelompok B, bakteri E. Coli, Haemophilus influenza atau Listeria atau juga biasa dikenal dengan sebutan HiB. Bakteri meningitis neonatal ini sangat membahyakan sekali sebab dapat menular dengan melalui plasenta saat bayi masih berada di dalam Rahim atau selama dalam proses persalinan.

Sementara itu, gejala yang ditimbulkan dari penyakit neonatal pada bayi yang baru lahir umumnya tidak terlalu jelas. Namun, ada beberapa gejala yang mungkin para orang tua dapat menjadikannya sebagai acuan dalam mendeteksi apakah anaknya itu terjangkit penyakit yang mematikan ini atau tidak. Sebab, umumnya itu anak yang menderita penyakit meningitis neonatal ini, memiliki gejala yang dapat ditimbulkannya yakni mudah marah atau tempramen, terlihat lesu dan hilang nafsu makan. meningitis neonatal ini tidak dapat diatasi dengan mudah dan cepat justru dapat mengakibatkan beberapa gejala lainnya seperti muntah, menggigil, ruam pada kulit, demam tinggi, sakit kuning dan bahkan beberapa bayi yang mengalami gejala penyakit tersebut juga akan merasakan kejang-kejang.

Apabila anak ternyata positif terjangkit meningitis neonatal, segeralah lakukan penanganan dan rawat inap yang intensif sebagai penanganan awal. Pada umumnya, untuk pasien bayi terlebih dulu pemberian antibiotik spectrum sambil menunggu dokter mengeluarkan hasilnya. Namun, jika meningitis itu disebabkan oleh bakteri, maka dokter pastinya akan memberikan penaganan berupa pemberian antibiotik khusus untuk bakteri. Lain halnya dengan virus, maka akan dilakukan pengobatan dengan menggunakan anti virus obat asiklovir. Kasus virus meningitis yang banyak terjadi itu memiliki respon yang sangat baik terhadap pemberian antibiotik, oleh sebab itu dalam pengobatan ini dapat dilakukan untuk meringankan gejala dan menjaga bayi agar tetap mendapatkan kehangatan dan terhidrasi.

Dalam pencegahan yang dilakukan ini tergantung pada perawatan postnatal dan prenatal serta dapat menghindari makanan yang mungkin saja dapat terkontaminasi bakteri Listeria atau E. coli selama masih dalam masa kehamilan. Selai itu juga, sebagai tindakan pembantu untuk dapat menghindarkan resiko bayi yang terjangkit virus dan bakteri yang menyebabkan timbulnya meningitis neonatal, nanti dokter juga akan melakukan tes grup B strep ketika calon ibu akan memasuki minggu terakhir masa kehamilannya. Ketika melakukan tes tersebut ternyata bayi diketahui terkena infeksi virus, calon ibu dapat mengkonsumsi obat-obatan anti viral sebelum menjelang persalinan atau memilih ambil tindakan bedah Caesar untuk dapat mencegah terjadinya infeksi virus pada bayi.

Itulah pengetahuan yang harus diketahui oleh para orang tua untuk menambah wawasan dan mencegah serta mewaspadai meningitis neonatal yang dapat menyerang kapan dan dimana saja. Jika anak didiagnosa terjangkit penyakit mematikan ini, alangkah baiknya untuk segera membawanya ke rumah sakit agar segera mendapatkan penanganan dan perawatan langsung dari dokter.