Laman

Kamis, 04 Januari 2018

Gejala Meningitis Via Sakit Telinga Juga Bisa

Gejala MeningitisKejadian ini sebelumnya sudah pernah dialami oleh seseorang. Seorang ibu yang dirawat di rumah sakit dengan keluhannya yakni sakit telinga. Dan akhirnya dia pun tutup usia setelah lima hari kemudian. Ternyata, ibu tersebut mengidap penyakit meningitis. ibu dari tiga anak ini, awalnya mendatangi sebuah Rumah Sakit Universitas Conventry pada bulan Desember lalu disebabkan rasa sakit pada kedua telinganya itu yang begitu intens. Namun, wanita yang berusia 36 tahun ini gagal dalam merespon berbagai pengobatan yang diberikan kepada dirinya tersebut sehingga di kemudian hari ia mengalami koma.

Gejala Meningitis Via Sakit Telinga Juga Bisa

Setelah diketahui meningitis, ia tidak merasa ada gejala meningitis, hanya merasakan sakit pada telinganya. Selama di Rumah sakit beberapa hari juga dibantu oleh alat yang sehingga dia dapat bertahan hidup. Suatu ketika suaminya pun memutuskan agar mematikan alat pendukung hidupnya tersebut, itupun setelah dokter mengatakan bahwa tidak ada lagi yang perlu diselamatkan, sebab kondisinya pun semakin menurun. Pasien tidak menunjukkan kemajuan kondisinya.

Pada awalnya, pasien tidak terdeteksi gejala meningitis dalam tubuhnya. Namun, dari pemeriksaan yang lebih lanjut, ternyata penyakit inilah yang pada akhirnya merenggut nyawanya. Penyakit yang sangat membahayakan hingga mematikan. Gejala nya juga tidak diketahui dengan pasti dan jelas. Sebab, hanya merasakan sakit yang biasa saja. Sehingga, dalam penangannnya pun seringkali terlambat.

Oleh sebab itu, sangat penting sekali untuk mengetahui apa saja gejala-gejala meningitis. diantaranya itu adalah demam tinggi, leher kaku, muntah-muntah, sakit kepala hebat, mudah mengantuk, peka terhadap cahaya dan suara keras, terdapat ruam pada kulit, napas cepat, hilang nafsu makan dan masih banyak gejala lainnya. namun itu semua adalah gejala yang paling umumnya.

Sedangkan, pengertian dari meningitis itu sendiri adalah radang pada membrane yang menyelimuti atau menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang, yang secara kesatuannya itu biasa dikenal dengan meninges. Dimana peradangan itu terjadi akibat dari infeksi oleh virus, bakteri dan mikroorganisme lainnya. dan bahkan, meski jarang juga dapat disebabkan oleh obat-obatan tertentu.

Meningitis itu terdapat dua jenis, yakni meningitis bakteri dan meningitis virus. Pada meningitis bakteri itu lebih serius dan statusnya itu harus diperlakukan sebagai keadaan darurat medis. Sementara itu, meningitis virus lebih umum terjadi dan pastinya lebih mudah untuk disembuhkan. Lain halnya dengan meningitis bakteri yang harapan hidupnya itu sangat tipis sekali. meningitis bakteri membutuhkan penanganan serius dengan obat antibiotik. Namun, meningitis virus akan sembuh hanya dalam beberapa minggu saja.

Kembali lagi, bahwa meningitis itu memang sulit sekali untuk dideteksi, sebab datangnya itu sangat tiba-tiba. Dan seringkali dianggap penyakit biasa saja seperti flu biasa. Bahkan, dalam kasus ibu tiga anak tadi, meningitis menjelma menjadi sakit telinga. Tak seorang pun yang menyangka bakal separah itu. Oleh sebab itu, gejala aneh apa pun yang terjadi pada tubuh kita hendaknya jangan pernah sekali-kali menyepelehkan jika tidak ingin menyesal di kemudian hari.