Laman

Kamis, 01 Februari 2018

Leptospirosis Berbahaya di Musim Hujan

Leptospirosis Berbahaya – Salah satu penyakit yang perlu untuk diwaspadai di musim hujan seperti ini adalah leptospirosis atau kencing tikus. Banyak beberapa gejalanya dari penyakit tersebut yakni meliputi sakit kepala, demam dan diare. Tidak hanya banjir dan genangan air saja yang dikhawatirkan muncul tetapi juga penyakit. Leptospirosis adalah sebuah penyakit yang dapat menyerang manusia yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans. Dimana bakteri tersebut terdapat pada tubuh hewan dan masuk ke dalam tubuh manusia dengan melalui mata, selaput lender dan luka terbuka yang kontak langsung dengan air atau tanah yang telah terkontaminasi oleh bakteri.

Leptospirosis Berbahaya di Musim Hujan

Gejala klinis leptospirosis berbahaya ini beraneka ragam yakni demam tinggi, menggigil, muntah-muntah, sakit perut, mata merah, kulit, ruam pada kulit dan mata kuning.  Banyak gejala dari penyakit leptospirosis juga ditemukan pada penyakit lain yang pada akhirnya akan sulit mendeteksi kondisi yang seperti itu. Selain itu, ada juga orang yang terkena infeksi dan mungkin tidak memiliki gejala sama sekali.

Dalam waktu antara seseorang yang terpapar dengan sumber yang terkontaminasi hingga menyebabkan sakit adalah dua hari hingga empat minggu. Penyakit tersebut biasanya diawali dengan demam yang datang secara tiba-tiba serta dengan gejala lainya. Leptospirosis berbahaya sekali dan dapat terjadi dalam dua fase. Dimana pada fase pertama dengan demam, menggigil, sakit kepala, sakit otot, muntah dan diare. Pasien mungkin dapat sembuh untuk beberapa saat saja, kesananya akan kembali sakit.

Sedangkan, pada fase keduanya itu adalah kemungkinan orang tersebut akn mengalami gagal ginjal atau hati dan bahkan bisa sampai ke penyakit meningitis. penyakit ini akan terus berlangsung dari beberapa hari sampai tiga minggu atau lebih. Tanpa melakukan pengobatan dan pemulihan dapat memakan waktu dalam beberapa bulan. apabila ternyata ditemukan gejala leptospirosis dan didapatkan adanya riwayat kontak dengan genangan ait atau tanah yang telah terkontaminasi, maka harus segera dibawa ke rumah sakit.

Biasanya itu, penderita akan mendapat pengobatan dengan antibiotik seperti penicillin dan doxycycline. Untuk dapat mencegah leptospirosis, disarankan untuk selalu menggunakan alas-alas kaki saat berpergian keluar rumah dan selalu hindari genangan air. Jika dalam kondisi banjir, gunakan sepatu yang terlindung seperti epatu bot karet. Kemudian, cuci tangan dan kaki dengan sabun atau antiseptik setelah bekerja diluar ruangan atau tempat yang sudah tercemar, seperti tanah, sampah dan selokan. Selain itu juga, simpan makanan dan minuman dengan baik agar terhindar dari tikus. Tidak kalah penting, untuk selalu menjaga lingkungan sekitar rumah agar tidak banyak genangan di sekitar.