Laman

Selasa, 09 Mei 2017

Siapkan 1.2 juta Vaksin Untuk Jamaah Cegah Meningitis

Siapkan 1.2 juta vaksin untuk jamaah, PT Bio Farma (Persero) memastikan telah siap menyediakan 1,2 juta vaksin meningitis untuk keperluan jamaah haji dan umrah. Saat ini, Bio Farma akan mengutamakan kesiapan produk untuk disediakan dalam negeri meski pesanan dari luar sudah cukup tinggi. "Bio Farma berencana akan memproduksi sendiri vaksin meningitis dengan tujuan untuk keperluan Haji dan Umrah, hal ini sejalan dengan adanya penambahan kuota jemaah haji/umrah, serta para wisatawan untuk tujuan ke negara – negara endemik dengan penyakit ini," ungkap Mahendra Suhardono, yang merupakan Direktur Pemasaran Bio Farma di Kantor Bio Farma.

Siapkan 1,2 juta Vaksin Untuk Jamaah Cegah Meningitis

Menurutnya, maksud dari PT Bio Farma siapkan 1,2 vaksin untuk jamaah, ini sangat diperlukan untuk jemaah haji yang sudah diketahui kuota haji sudah ditambah. vaksin dari Bio Farma yang sudah terbukti memiliki kualitas yang baik dengan harga yang terjangkau, maupun kehalalan produk. Selain itu, vaksin produksi Bio Farma ini sudah memiliki sertifikasi halal yang dikeluarkan dari MUI.

Vaksin meningitis , jelasnya, merupakan salah satu vaksin wajib yang harus diterima oleh para calon jamaah haji dan umrah. siapkan 1,2 vaksin untuk jamah oleh PT Bio Farma. Vaksin ini merupakan vaksin yang sangat diwajibkan oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi, guna mencegah penyakit meningitis (radang selaput otak) yang sangat berbahaya untuk keselamatan hidup. 

Vaksin itu tidak dapat disebut sebagai hasil impor tapi lebih sebagai produk partnership, sebab mengingat Bio Farma telah terlibat dalam proses produksinya yakni ikut serta dalam tahapan pengujian. Pasalnya pengadaan vaksin tersebut dihadirkan dalam kerangka transfer teknologi.

"Oleh karena itu edukasi dan sosialisasi mengenai tentang Vaksin Meningitis akan terus dilakukan, seperti beberapa waktu lalu, kami memberikan edukasi tentang betapa pentingnya untuk melakukan Vaksin Meningitis dan Vaksin Flu untuk Jamaah Umrah dan Haji sebelum berangkat guna mencegah penyakit meningitis, pada acara Seminar dengan tema "Jarak Ke Baitullah Begitu Dekat", di Kota Baru Parahyangan ," jelasnya. 

Tambah Mahendra, “untuk dapat segera mewujudkan pembuatan vaksin meningitis itu sendiri, cara yang paling cepat untuk digunakan adalah melalui teknologi transfer pada bagian hilir produksinya, setelah teknologi tersebut sudah dikuasai, barulah untuk melakukan produksi vaksin meningitis secara utuh dalam kurun waktu selama lima tahun kedepan,” papar Mahendra.

Teknologi transfer ini adalah sebagai salah satu implementasi dari Inpres No. 6/2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan dan kemudian dalam beberapa waktu yang akan datang diharapkan Negara Indonesia dapat menghasilkan vaksin meningitis dari tahap awal hingga dengan tahap akhir untuk kemandirian nasional.

Sebagai langkah awal yang akan dilakukan oleh Bio Farma ialah akan menyiapkan sebanyak 1.2 juta dosis vaksin meningitis untuk sektor pemerintah, yang sengaja diprioritaskan untuk jemaah haji/umrah.