Laman

Rabu, 04 Oktober 2017

Meningitis Pada Anak Pengaruhi Prestasi

Meningitis pengaruhi prestasi, Ada sebuah penelitian, bahwa anak yang terkena penyakit meningitis kemungkinan lebih besar tidak lulus sekolah dan tidak akan menghasilkan banyak uang saat tumbuh dewasa nanti. Pada saat penelitian yang sebelumnya menemukan bahwa penyakit meningitis dapat mempengaruhi kemampuan otak anak dalam waktu yang cukup lama. Sebab, meningitis yang menyebabkan terjadinya peradangan di sekitar otak akan mengakibatkan beberapa jaringan otak menjadi tidak berfungsi dengan baik. Bahkan dapat berakibatkan kecacatan hingga kematian.

Meningitis Pada Anak Pengaruhi Prestasi

Meski begitu, pada penemuan kali ini cukup menarik karena peneliti berhasil melakukan penelusuran keadaan pendidikan dan ekonomi pasien saat dewasa. Meningitis pengaruhi prestasi pada anak.

Ketua peneliti dari Copenhagen University Hospital, Denmark yakni Dr Casper Roed memaparkan, bahwa bagi anak-anak yang terjangkit penyakit meningitis memang masih dapat diselamatkan, meski meningitis pengaruhi prestasi anak. Ini merupakan sebuah berita yang menggembirakan. Namun, kami juga melihat bahwa adanya efek dalam jangka panjang.

Roed dan koleganya melakukan pengamatan dan penelusuran sebanyak 2.800 remaja Denmark yang didiagnosis terkena pneumococcal, meningcocall atau meningitis sudah sejak tahun 1977 hingga 2007. Mereka menggunakan data pendidikan nasional dan data ekonomi untuk dapat membandingkan partisipan dengan anak lain yang berjenis kelamin dan berusia sama namun tidak memiliki penyakit meningitis.

Peneliti menemukan bahwa setelah anak sudah berusia 35 tahun, antara 41 dan 48 persen orang yang mengalami penyakit meningitis pada saat kecil lulus dari sekolah. Dengan angka ini masih dikategorikan rendah jika dibandingkan dengan 52-53 persen yang tidak mengalami meningitis saat masih usia kecil.

Sementara itu, ada sekitar 84-91 persen orang yang pada masa kecilnya sudah terkena meningitis berkecukupan secara ekonomi saat dewasa nanti, dibandingkan dengan 94-95 persen orang yang saat kecilnya tidak mengalami meningitis

Menurut penjelasan Roed, hal ini disebabkan oleh efek dari meningitis yang berdampak lama hingga anak-anak tumbuh dewasa. Meski seperti itu, faktor ekonomi keluarga juga dapat menjadi salah satu faktor risiko anak terkena penyakit meningitis.

baca juga : biaya umroh  /   biaya umroh 2018  /  biaya umroh 2019